Showing posts with label LIFE STYLE. Show all posts
Showing posts with label LIFE STYLE. Show all posts

Tuesday, 7 February 2017

Mengenal Universitas Tokyo Beserta Fakultas dan Jurusannya

Mengenal Universitas Tokyo Beserta Fakultas dan Jurusannya


Universitas Tokyo merupakan salah satu Universitas paling populer di Jepang. Sesuai namanya, Universitas ini berlokasi di Bunkyo, Tokyo, Jepang dengan 5 kampus utama yaitu kampus di Hongo, Komaba, Kashiwa, Shirokane, dan Nakano.
Dilihat dari sejarahnya, universitas Tokyo sudah ada sejak pemerintahn Era Meji lho, dimana kampus megah ini didirikan pada tahun 1877. Awalnya, ia bernama Universitas Tokyo seperti sekarang, namun sempat berganti nama menjadi Universitas Kekaisaran Tokyo di tahun 1887, dan pada tahun 1947 kembali bernama Universitas Tokyo.
Masalah kualitas Akademik tentu tidak perlu ditanya lagi. Sudah banyak sekali alumni alumni terkemuka dari kampus ini. Diantara mereka adalah ilmuan hebat, penemu, fisikawan, penulis, dan banyak lagi. Selain akademik yang berkualitas, sarana dan prasarana untuk menunjang pendidikan juga sangat lengkap. Tidak lupa, juga tersedia berbagai kegiatan ekstrakurikuler di luar kuliah untuk menunjang prestasi dan menyalurkan hobi.
Sehingga, tidak heran jika banyak orang yang berlomba-lomba ingin memasuki kampus ini, tidak hanya orang Jepang, tetapi orang di berbagai belahan dunia. Nah, bagi kamu yang juga ingin kuliah disini, maka berikut kami sertakan fakultas dan jurusan di Universitas Tokyo untuk menjadi pertimbangan. 

No
Fakultas
Jurusan
1
Faculty of Agriculture
1.    Department of Applied Life Sciences Course
2.    Department of Environmental and Resource Sciences Course
3.    Department of Veterinary Medical Sciences Course
2
College of Arts and Sciences
1.    Department of Humanities and Social Sciences
2.    Department of Interdisciplinary Sciences
3.    Department of Integrated Sciences
4.    Cross-disciplinary Programs
3
Faculty of Economics
1.    Department of Economics
2.    Department of Business Adminstration
3.    Department of Finance 
4
Faculty of Education
1.    Department of Integrated Educational Sciences
5
Faculty of Engineering
1.    Department of Civil Engineering
2.    Department of Architecture
3.    Department of Urban Engineering
4.    Department of Mechanical Engineering
5.    Department of Mechano-Informatics
6.    Department of Aeronauts and Astronauts
7.    Department of Precision Engineering
8.    Department of Information and Communication Engineering
9.    Department of Electrical and Electronics Engineering
10.     Department of Applied Physics
11.     Department of Mathematical Engineering and Information Physics
12.     Department of Materials Engineering
13.     Department of Applied Chemistry
14.     Department of Chemical System Engineering
15.     Department of Chemistry and Biotechnology
16.     Department of System Innovation
6
Faculty of Law
1.    Department I: Private Law Course
2.    Department II: Public Law Course
3.    Department III: Politics Course
7
Faculty of Letters
1.    Department of Philosophy and Religion
2.    Department of History
3.    Department of Language and Culture
4.    Department of Psychology and Sociology
8
Faculty of Medicine
1.    School of Medicine (Bachelor of Medicine)
2.    School of Integrated Health Sciences (Bachelor of Health Sciences)
9
Faculty of Sciences
1.    Department of Mathematics
2.    Department of Information Science
3.    Department of Physics
4.    Department of Astronomy
5.    Department of Earth and Planetary Physics
6.    Department of Earth and Planetar
7.    Environmental Science
8.    Department of Chemistry
9.    Department of Biophysics and Biochemistry
10.     Department of Bioinformatics and System
11.     Biology and Department of Biological Scienes
10
Faculty of Pharmaceutical Sciences
1.     Department of Pharmaceutical Sciences
2.     Department of Pharmacy


Nah, itu dia Fakultas dan jurusan yang ada di Universitas Tokyo. Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai program studi dan lainnya, silahkan kunjungi langsung laman Universitas Tokyo di u-tokyo.ac.jp
Semoga informasi ini bermanfaat.

Sumber gambar : https://matome.naver.jp


Friday, 3 February 2017

Mengenal Midori No Hi (Hari Hijau) di Jepang

Mengenal Midori No Hi (Hari Hijau) di Jepang


Selain Taiiku No Hi, hari lain yang selalu diperingati oleh masyarakat yaitu Midori no Hi atau Hari Hijau. Seperti dikutip dari laman Wikipedia, hari yang jatuh pada tanggal 4 Mei dan menjadi salah satu hari libur resmi di Jepang ini dibuat untuk mengenal alam, berterimakasih atas kemurahan alam, dan memperkaya hati nurani. Dengan kata lain, hari ini merupakan bentuk dari rasa syukur dan terimakasih masyarakat terhadap alam yang sudah memberikan banyak manfaat.
Pada hari ini, masyarakat Jepang melakukan penanaman pohon, menebar bibit dan ada juga yang membersihkan taman. Setelah itu, para orangtua biasanya mengajak anggota keluarga untuk relaksasi menikmati keindahan alam di taman, gunung, ataupun hutan lindung. Kegiatan ini akan menyenangkan karena ditambah dengan suasana musim semi yang cerah.
Tempat yang cukup populer didatangi yaitu taman Shiba Park. Selain Shiba, tentu saja banyak taman dan objek wisata alam lain di Jepang yang bisa dikunjungi. Menariknya, pada hari libur Midori No Hi ini, pengunjung taman nasional dan juga taman yang dikelola oleh pemerintah daerah dibebaskan dari biaya masuk sehingga masyarakat bisa lebih mudah mengenal dan lebih dekat dengan alam.
Selain taman, banyak juga masyarakat Jepang pergi ke tempat-tempat umum untuk menikmati berbagai festival, musik, dan makanan bersama teman-teman atau keluarga mereka. Yang pasti, pada hari ini, masyarakat Jepang melakukan berbagai kegiatan untuk alam dan menikmati alam bebas dengan penuh suka cita.

Image by http://signa.jp



Friday, 8 July 2016

Mengenal Tokyo Banana, Oleh-Oleh Khas Jepang yang Lezat dan Populer

Mengenal Tokyo Banana, Oleh-Oleh Khas Jepang yang Lezat dan Populer


Ada banyak sekali oleh-oleh khas Jepang yang biasa dipilih wisatawan saat berkunjung ke Jepang, seperti gantungan kunci dengan berbagai tulisan dan bentuk khas Jepang, pakaian tradisional Kimono dan Yukata, ataupun aneka mainan dan anime. Khusus untuk oleh-oleh berupa makanan, Tokyo Banana termasuk salah satu oleh-oleh khas Jepang yang banyak dipilih. Makanan khas Jepang ini cukup populer dan menjadi incaran wisatawan asing saat ke Jepang.
Variasi Rasa Tokyo Banana
Tokyo Banana merupakan sejenis kue yang di dalamnya diisi dengan krim pisang. Jika di bawa ke Indonesia, kue ini hampir mirip dengan kue boli pisang. Tokyo Banana ini memiliki rasa khas yaitu lembut dan manis. Tekstur yang lembut disebabkan karena kue ini dikukus terlebih dahulu setelah di panggang dan rasa manisnya bisa berasal dari krim yang ada di dalamnya dan bisa juga dari kuenya itu sendiri.
Sesuai namanya, Tokyo Banana sangat identik dengan rasa pisang. Namun, selain pisang, juga terdapat berbagai pilihan rasa lain seperti misalnya variasi leopard, caramel, coklat, tree, strawberry dan berbagai pilihan rasa lain. Dengan begitu, pembeli akan lebih leluasa memilih variasi dan rasanya.
Bentuk Tokyo Banana
Salah satu daya tarik Tokyo Banana selain rasanya yang enak dan lembut yaitu karena dijual dengan bentuk yang imut. Orang yang pertama kali melihat bentuk Tokyo Banana yang imut ini akan tergiur dan pasti ingin mencobanya. Dengan bentuk yang tidak begitu besar, Tokyo Banana menjadi salah satu oleh-oleh khas Jepang yang praktis dan tidak ribet untuk membawanya. Selain itu, daya tarik lainnya adalah di kemasannya itu sendiri. Kemasan Tokyo Banana dibuat dengan sangat “manis” dan cantik sehingga menambah minat orang untuk membelinya.
Harga Tokyo Banana
Berkunjung ke Jepang merupakan moment paling baik untuk membeli Tokyo Banana ini, karena kamu bisa mendapatkan Tokyo Banana dengan harga lebih murah dibandingkan jika membeli di toko panganan import di Indonesia, Singapura, ataupun Negara lain. Hal ini disebabkan karena, Jepanglah yang menjadi tempat produksi Tokyo Banana ini, sehingga tidak hanya murah, di Jepang Tokyo Banana ini tidak begitu sulit mencarinya.
Harga Tokyo Banana biasanya tergantung pada jumlah isi per kotaknya. Untuk Tokyo Banana isi 4 dijual sekitar ¥ 483 hingga ¥500, isi 8 harganya sekitar ¥ 1000 hingga ¥ 1300, sementara untuk kemasan lebih besar, yaitu isi 12 harganya sekitar ¥ 1543 hingga ¥ 1600. Nah, kamu bisa menyesuaikan berapa oleh-oleh yang kamu beli dengan kondisi budget.  ***
Seperti dikutip dari Wikipedia.com, Tokyo Banana ini diproduksi dan dijual oleh Grapestone Co. Ltd. Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, di Indonesia sendiri kamu juga bisa menemukan Tokyo Banana asli Jepang di toko panganan import, namun dengan harga yang relatif lebih mahal dan stok yang terbatas tentunya. Selain itu, sekarang Tokyo Banana juga banyak dijual secara online, namun jika kamu ingin yang original Jepang, tentu kamu harus bertanya terlebih dahulu, apakah Tokyo Banana tersebut asli dari Jepang atau bukan.
Untuk masa awetnya, Tokyo Banana ini tergolong tidak begitu tahan lama karena biasanya masa tahannya hanya sekitar satu minggu. Hal ini disebabkan karena Tokyo Banana termasuk kue yang tidak kering tetapi lembut. Karena itu ada baiknya memilih Tokyo Banana yang masih baru agar tidak kadaluwarsa saat sampai di tanah air ya.

Penulis : Riski Ayu Tania
Sumber gambar : www. tokyobanana.jp


Friday, 1 July 2016

Mengenal Gaya dan Karakteristik Rumah Tradisional Jepang

Mengenal Gaya dan Karakteristik Rumah Tradisional Jepang


Rumah tradisional Jepang termasuk salah satu rumah tradisional yang populer dan bahkan banyak dijadikan arsitektur sebagai referensi desain untuk rumah tradisional, modern, ataupun menggabungkan antara keduanya. Material dan gaya pembuatan rumah tradisional Jepang cukup unik dan beberapa diantaranya tidak ditemui pada rumah tradisional lainnya. Berikut beberapa karakteristik rumah tradisional Jepang tersebut :
Washitsu
Jika di Indonesia terdapat ruang tamu, maka di rumah tradisional Jepang juga ada ruangan untuk menerima tamu yang disebut juga dengan Washitsu. Hanya saja, di ruangan washitsu tidak terdapat sofa ataupun bangku untuk tempat duduk tamu layaknya ruang tamu pada umumnya.
Dalam ruangan washitsu tradisional biasanya tidak menggunakan banyak interior ataupun perlengkapan elektronik. Hanya terdapat tatami (tikar) atau zabuton (bantal tipis) yang digunakan sebagai tempat duduk. Selain itu, kadang juga ruang washitsu juga dilengkapi dengan meja kecil sebagai tempat menyuguhkan makanan ataupun teh.
Ruangan ini sebenarnya tidak hanya dijadikan untuk ruang tamu lho. Washitsu juga bisa digunakan sebagai ruangan kelurga, ruang untuk tidur, dan sebagai ruang belajar. Hal ini disebabkan karena kebanyakan perlengkapannya yang portabel dan mudah dipindah-pindahkan. Jika ingin menjadikan ruang tidur, maka tinggal meletakkan futon atau matras yang biasa dijadikan untuk tidur. Begitu juga jika ingin menjadikan ruang belajar, tinggal menaruh meja belajar di washitsu dan kemudian dipindahkan kembali begitu selesai belajar.
Oshiire (Lemari/ruang penyimpanan)
Rumah pada umumnya memang memiliki lemari/ruang penyimpanan. Hanya saja untuk lemari di rumah tradisional Jepang pintu lemari berupa pintu geser. Barang yang disimpan di dalamnya bukan hanya baju saja, namun juga futon (kasur tipis untuk tidur) dan juga selimut. Saat hendak tidur, futon dan selimut diambil dari oshiire dan kemudian dimasukkan kembali begitu bangun tidur.
Genkan
Bagi kamu yang sering menonton anime ataupun film Jepang tentu pernah melihat kalau orang jepang setiap kali hendak masuk rumah selalu melepas sepatunya di area khusus. Area genkan ini biasanya sedikit direndahkan dari lantai rumah dan lantai masuk ke dalam rumah biasanya lebih tinggi dibandingkan genkan ataupun lantai depan pintu masuk. Di genkan bisanya juga terdapat rak sepatu untuk meletakkan atau menyimpan sepatu. Setelah melepaskan sepatu, pemilik rumah bisa menggantinya dengan sandal rumah, namun ada juga yang tidak.
Shoji dan Fusuma
Shoji dan Fusuma merupakan pintu dorong khas Jepang dan biasa juga dijadikan sebagai pembatas ruangan yang dipasang diantara rel kayu. Biasanya untuk rangkanya dibuat dari kayu dan permukaannya dilapisi dengan washi (kertas), kain atau vinil. Bahan pelapis untuk permukaan ini, baik kertas atau bahan lainnya sewaktu-waktu bisa diganti apabila rusak ataupun sekedar hanya mengganti suasana.
Perbedaan antara Shoji dan Fusuma terletak pada tembus cahaya atau tidaknya. Shoji dapat tembus cahaya sementara Fusuma tidak dapat ditembus cahaya. Pintu geser ini bisa dibuka untuk melancarkan atau menyegarkan udara di dalam dan juga bisa ditutup. Saat mengadakan pertemuan santai, pintu geser ini biasanya dibuka untuk menyegarkan udara dan sekaligus agar tamu bisa duduk nyaman sambil melihat indahnya taman di luar.
Elemen lain yang identik dengan rumah tradisional Jepang yaitu tatami. Tatami merupakan tikar yang biasa diletakkan di ruang washitsu sebagai tempat untuk duduk. Kebanyakan tatami terbuat dari jerami sehingga hangat dan nyaman. Untuk bahan yang digunakan untuk rumah tradisional Jepang didominasi oleh kayu, baik dari segi dinding ataupun lantai dan sedikit sekali menggunakan bahan tembok.
Selain bangunannya itu sendiri, rumah khas Jepang juga tidak bisa lepas dari kebun yang indah. Kebun Jepang biasanya terdiri atas elemen air (berupa kolam, pancuran, dll), batu, dan juga tanaman. Untuk taman berukuran besar, biasanya juga dibuat jembatan ataupun bangunan kecil untuk duduk ataupun minum teh.
 Penulis : Risky Ayu Tania

Monday, 27 June 2016

3 Universitas Besar Di Tokyo

3 Universitas Besar Di Tokyo


Tokyo merupakan ibu kota sekaligus kota terpadat di Jepang. Kota ini menjadi pusat wisata, bisnis, ekonomi, budaya, serta akademis sehingga tidak mengherankan jika dibandingkan kota-kota lainnya di Jepang, Tokyo menduduki peringkat pertama sebagai kota yang terkenal dan populer. Banyak wisatawan asing yang menjadikan Tokyo, si kota metropolitan sebagai tujuan utama saat ke Jepang.
Berbicara akademis, Tokyo juga menyimpan banyak sekali perguruan tinggi dan universitas besar sehingga tidak hanya masyarakat Jepang, mahasiswa asing juga banyak memilih kota Tokyo untuk melanjutkan pendidikan tinggi mereka. Jika kamu juga ingin memulai atau melanjutkan kuliah di Tokyo, maka 3 universitas besar berikut bisa kamu jadikan referensi :
Universitas Tokyo
Universitas Tokyo menjadi universitas paling ternama di Tokyo, Jepang, dan bahkan di Asia. Universitas negri yang terkenal dengan hukum dan sastra ini setidaknya memiliki 5 kampus utama dan 10 Fakultas program Sarjana dan 15 jurusan untuk program Pascasarjana. Ke-lima kampus tersebut berada di Hongo, Komaba, Kashiwa, Shirokane, dan Nakano.
Sementara 10 fakultas program sarjana tersebut yaitu Fakultas Pertanian, Ilmu Budaya dan Seni, Ekonomi, Pendidikan, Teknik, Hukum, Sastra, Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengetahuan Farmasi, dan Fakultas Sains. Untuk Pascasarjana terdapat jurusan Ilmu Pertanian dan Kehidupan, Ilmu Seni, Ekonomi, Pendidikan, Ilmu Perbatasan, Teknik, Humaniora dan Sosiologi, Teknologi Informasi, Pascasarjana Antarilmu Infomasi, Hukum dan Politik, Ilmu Matematik, Ilmu Kedokteran, Farmasi, Pascasarjana Kebijakan Pulik, Serta Pascasarjana Sains.
Di kampus ini juga banyak sekali Mahasiswa asing dan kebanyakan berasal dari Thailand, Vietnam, Korea, Cina, dan Indonesia. Untuk membantu dan meningkatkan jumlah mahasiswa asing, Universitas Tokyo juga menyediakan beasiswa internasional setiap tahunnya.
Untuk lebih lengkapnya tentang Universitas Tokyo, silahkan buka webnya di www.u-tokyo.ac.jp/en/index.html
Universitas Kajian Asing Tokyo
Sesuai namanya, program kampus ini fokus pada kajian asing, terutama untuk bahasa serta kebudayaan asing. Dan bahkan, kampus ini merupakan salah satu universitas terkemuka dalam bidang bahasa asing, hubungan Internasional dan kajian asing di Jepang. Jadi, bagi kamu yang konsen dalam bahasa dan kajian asing sangat cocok untuk memilih kampus ini.
Adapun program-program yang ditawarkan di Fakultas Kajian Asing ini yaitu Program Kajian Pertama Eropa dan Amerika (bahasa Inggris dan bahasa Jerman), Program Kajian Kedua Eropa dan Amerika (bahasa Prancis, Italia, Spanyol, Portugis), Program Kajian Rusia dan Eropa Timur (bahasa Rusia, Polandia, Ceko), Program Studi Asia Timur (Bahasa Tionghoa, Korea, bahasa Mongolia), Program Kajian Asia Tenggara (Bahasa Indonesia, Melayu, Filipina, Thai, Laos, Vetnam, Kamboja, Birma), Prigram Kajian Asia Selatan dan Barat (Bahasa Urdu, Hindi, Arab, Persia, Turki), dan Program Kajian Jepang (Bahasa Jepang).
Untuk lebih lengkapnya tentang Universitas Kajian Asing Tokyo, silahkan buka webnya di http://www.tufs.ac.jp/
Universitas Pertanian dan Teknologi Tokyo
Universitas negri yang terletak di kota Fuchu dan Koganei ini terdapat 2 Fakultas untuk Undergraduate yaitu Fakultas Pertanian dan Teknologi. Fakultas Pertanian terdiri atas program Teknik Biologi dan Manufaktur, Teknik Biologi Aplikasi, Teknik Lingkungan dan Alam, Teknik Sistem Ekologi Daerah, dan Kedokteran Hewan.
Sementara di Fakultas Teknologi terdapat Teknik Bioteknologi, teknik kimia atom terapan, Teknik Kimia Organik dan Material Polimer, Teknik Sistem Kimia, Teknik Mesin, Teknik Fisika, Teknik Elektro dan Elektronik, dan Teknik Informasi. Jadi cukup fokus dan komplit bagi kamu yang hendak konsen dalam bidang Pertanian maupun Teknologi. Untuk Graduate juga terdapat program riset dan pendidikan.
Untuk lebih lengkapnya tentang Universitas Pertanian dan Teknologi Tokyo ini, silahkan buka webnya di  http://www.tuat.ac.jp/en/index.html
Nah, itu dia 3 Universitas besar di Tokyo yang bisa kamu jadikan referensi. Selain 3 Universitas tersebut, ada beberapa Universitas yang tidak kalah besar lainnya yang bisa kamu referensikan yaitu Universitas Kedokteran Gigi Tokyo, Universitas Seni Tokyo, Universitas Teknologi Tokyo, Universitas Ilmu Kelautan dan Teknologi Tokyo, dan Universitas Ochanomizu.
Penulis : Risky Ayu Tania
Sumber gambar : tmi.t.u-tokyo.ac.jp

Saturday, 25 June 2016

Mengenal Taiiku no Hi, Hari Olahraga di Jepang

Mengenal Taiiku no Hi, Hari Olahraga di Jepang

Masyarakat Jepang terkenal sebagai masyarakat yang memiliki tingkat kesehatan yang tinggi serta umur panjang. Diketahui bahwa, pola makan sehat dan kebiasaan masyarakat Jepang yang suka berolahragalah yang menjadi alasan kenapa masyarakat Jepang berumur panjang dan tetap bugar di umur yang sudah tua.
Sebagai bentuk perhatian yang cukup besar akan kesehatan, maka Jepang menetapkan senin minggu ke-2 bulan Oktober sebagai hari Olahraga dan Kesehatan. Di Jepang, hari yang dijadikan sebagai libur resmi ini disebut juga dengan Taiiku no Hi.
Hari olahraga dan kesehatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta masyarakat kepada olahraga dan kesehatan sekaligus menunjukkan kepedulian akan pentingnya kesehatan jiwa dan raga. Baik anak-anak hingga orang dewasa ikut merayakan hari olahraga ini dengan berbagai kegiatan olahraga bersama.
Pada saat peringatan hari olahraga ini, anak-anak sekolah biasanya tetap datang ke sekolah untuk mengikuti atau hanya menonton lomba atau pertandingan olahraga yang biasa dilakukan di sekolah. Pertandingan ini dilakukan oleh siswa-siswa itu sendiri dengan berbagai jenis pertandingan, diantaranya yaitu lomba lari, lari estafet, tarik tambang, dan berbagai jenis pertandingan lainnya.
Tidak jauh berbeda dengan lingkungan kantor ataupun tempat tinggal yang juga mengadakan perlombaan olahraga ataupun perlombaan yang bisa membuat orang tertawa.Yang lebih menarik lagi, pusat/ penjual sarana olahraga biasanya memberikan potongan harga dan bahkan ada yang memberikan layanan sarana olahraga secara gratis bagi penggunanya. 

Penulis : Risky Ayu Tania
 
Sumber gambar : www.dagfaschool.notts.sch.uk
Mengenal Kinro Kansha No Hi, Hari Untuk Menghormati Buruh di Jepang

Mengenal Kinro Kansha No Hi, Hari Untuk Menghormati Buruh di Jepang



Jepang termasuk Negara yang juga sangat menghormati para buruh dan pekerja. Sebagai bukti, dalam kalender Jepang, terdapat hari untuk menghormati buruh yang biasa disebut juga dengan Kinro Hansha no Hi dan hari ini ditetapkan sebagai hari libur resmi di Jepang.